Dharma Wacana Dana Punia untuk SD - Lascarya

Post Top Ad

Sunday, October 20, 2019

Dharma Wacana Dana Punia untuk SD

Om Swastyastu,
Om Awignam Astu Namo Sidham
Om ano badrah kratawo yattu visvatah


Om Swastyastu,
Kepada  ide Jro Mangku  yang saya sucikan, kepada bapak ibu yang saya hormati hormati. Dan teman teman yang saya sayangi. Atas ware krtha  warenugrane Ida Sang Hyang Widi Wada, kita dapat berkumpul bersama-sama dalam keadaaan sehat, dalam kesempatan baik ini di persembahayang rahina tilem. saya akan ber darmawacana dengan tema Dana Punia



            Umat Sedharma yang berbagagia
Ada sebuah kalimat bijak bahwa hidup seperti melempar bumerang, setiap hal yang kita lakukan akan keabali lagi kepada kita, dengan kecepatan dan ketepatan yang mencengangkan

Maka salah satunya yang akan tiang sampaikan tentang dana punia. Punia yang kita berikan akan kembali ke pada kita.

Lalu apa saja bentuknya, apakah saat kita berdana punia 100 ribu, seratus ribu itu akan kembali ke kita? Tidak seperti itu, 

Ida Sang Hyank Widi bisa jadi tidak membalas hanya dengan uang, tetapi dengan berbagai hal , membawakan berbahagia, kebaikan lainya seperti cerita bomerang tersebut. Punia kembali pada diri kita pada keluarga kita dan orang orang yang kita cintai.
Umat Sedharma yang hormati, Ada kitab yang menjelaskan tentang Dana Punia  dalam 
Manawadharmasastra
” triswapye tesu dattam hi widhina apyarjitam dhanam,
datur bhawatyan arthaya paratra daturewa ca ”
artinya :
“Walaupun harta itu dperoleh sesuai menurut hukum (dharrna) tetapi bila tidak didermakan (disedekahkan/diamalkan) kepada yang layak, akan menjadi sengsara”. (Manawadharmasastra IV. 193).

Jadi bisa saya simpulkan adalah
-        Walaupun kita mencari uang atau harta kekayaan sesuai dengan ajaran dharma. Tetapi kalau tidak di dana puniakan itu tidak mendapatkan  berkah  bagi kita sendiri.

Selain itu , dana punia tidak terbatas hanya materi saja tetapi, bisa juga non materi. Yang terpenting dengan tulus ikhlas.Dana Punia Sediri ada tiga jenis  yaitu :
Dharmadana : memberikan budi pekerti yang luhur untuk merelisasikan ajaran dharma.
Widyadana : memberikan ilmu pengetahuan
cArthadana : memberikan materi yang berupa harta benda didasari rasa tulus ikhlas dan di peroleh dengan ajaran dharma.


Umat Sedharma yang berbahagia
Dana Punia tidah hanya berupa uang atau benda materi lainya, tetapi bisa dengan berbagia hal, bisa berupa ilmu, untuk mendidik generasi Muda Hindu, atau pun mendukung Pasraman Satya Dharma yang ada di dusun kita ini, mendorong anak anak bapak ibu untuk ikut kegiatan pasraman, itu juga termasuk berpunia ke pada anak anak bapak ibu, dengan Dana Punia tenaga yang kita kenal dengan istilah ngayah,
Selain itu kita juga wajib berdana punia untuk diri kita sendiri. Punia untuk diri sendiri diantaranya adalah tersenyum, menjaga kesehatan diri, mejaga ikiran selalu berfikir yang tentang hal baik.

Umat sedharma  yang saya hormati jadi kesimpulannya adalah marilah kita mulai berdana punia mulai hari ini dengan memberikan sesuatu yang kita miliki kepada orang lain sesuai kapasitas masing-masing. Ingat, satu pemberian kecil bisa berdampak besar buat orang lain. Jadi marilah kita berusaha untuk melakukan minimal satu dana punia setiap hari dan jadikanlah hal tersebut sebagai sebuah kebiasaan, lalu lihatlah keajaiban-keajaiban yang terjadi dalam hidup masing-masing.

    Demikian Dharmawacana yang saya sampaikan,  mohon maaf apabila ada kesalahan dan kekurangan saya. Terimakasih semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Saya aturkan paramasanti 
Om santhi... santhi...santhi om.

Semoga Pikiran yang baik datang dari segala Penjuru!
Om Shanti, Shanti, Shanti, Om

No comments:

Post a Comment

Terima Kasih Tuhan...
Selalu Bersyukur dalam semua keadaan
Lascarya

Post Top Ad