Jari telunjuk dan bulan(kisah Zen) - Lascarya

Post Top Ad

Friday, August 23, 2019

Jari telunjuk dan bulan(kisah Zen)

Jari telunjuk dan bulan(kisah Zen)

Suatu hari seorang biksu menemui Master Hui Neng (salah satu patriarch Zen di Cina) sambil membawa kitab Buddha. Katanya, 'guru saya tidak mengerti dengan sutra (ajaran Buddha) di halaman sekian'. Kata si guru, 'bacakanlah untukku'. Si biksu bertanya, 'bukankah guru seharusnya sudah hafal isi kitab ini di luar kepala? Jangan2 guru...'. Jawab Hui Neng, 'benar sekali muridku, aku buta huruf sejak kecil. Jadi tidak mungkin bagiku untuk hafal isi sebuah kitab'. Si biksu kaget dan marah, 'jadi selama ini aku diajarkan oleh orang yang tidak bisa membaca dan menulis? Percuma aku belajar Zen darimu, tidak ada gunanya!'.

Jawab Hui Neng dengan tenang, 'muridku, tenanglah. Kau tahu apa ini?', katanya sambil mengangkat telunjuknya. Jawab si murid, 'itu adalah jari telunjuk'. Hui Neng menunjuk bulan sambil bertanya, 'kalau itu apa?'. Jawab si murid, 'itu adalah bulan'.

'Kalau tidak kutunjuk dengan telunjukku, apakah kau bisa melihat bulan?'. Si murid bertambah bingung. Lanjut Hui Neng, 'telunjuk adalah kitab dan semua ajaran di dunia. Rembulan adalah kebenaran. Muridku, aku sudah bisa melihat rembulan tanpa bantuan telunjuk, bagaimana denganmu?'. Si murid pun tersadar dan memohon maaf.

No comments:

Post a Comment

Terima Kasih Tuhan...
Selalu Bersyukur dalam semua keadaan
Lascarya

Post Top Ad